–tepi hujan

: dear kamu
nyatanya aku termangu ditepian hujan. meragu akan ketenangan yang sempat ditawarkan melalui ricik yang begitusaja termuntahkan dari bibir langit. tapi demi Dia yang mengilhamkan rasa rindu, sungguh aku sayang kamu.
tersenyumlah, izinkan Ia meng-indahkan waktu yang apa adanya.

19 thoughts on “–tepi hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s