Lagu Galau di Grand Sae Solo

SAM_1258

Bismillah.

Solo, 2-3 Februari

“mau bilang sayang tapi bukan pacar”

tembak tidak ya?
tembak tidak ya?
tembak tidak ya?
tembak tidak ya?

Mari nge youtube lagunya Al..! Aku mengambil handphone dan segera menulis keyword “lagu baru Al.”

Mumpung ada wifi gratis.

**

Iyes, aku penasaran setelah seharian kemarin ada temen yang menyenandungkan lagu itu berulang-ulang dan menjadi tertawa tak habis-habis setelah tahu liriknya seperti yang tertulis di atas dan makin takjub setelah tahu judulnmya; Lagu Galau.

Ahmad Dhani memang bisa banget menangkap selera pasar. Dan aku juga baru tahu kalau itu soundtrack sinetron yang tiap hari ditonton sama anak kosan. Oh my..

Dari semalem wifi di Grand Sae Solo cukup kenceng, sehingga fakir kuota sepertiku menjadi gembira ria mencari id dan passwordnya. Apalagi paket internet yang kudaftarkan gagal terus, sehingga wifi gratis menjadi surga dunia kala itu.

kami —aku, renol, ninu, ae (jangan bosen kalau di tiap postingan perjalanan nantinya akan selalu memuat nama mereka) baru chek in di Grand Sae selepas Isya. Dua hari di Solo selalu ditemani hujan deres, sehingga sesi foto yang sedianya dilakukan ba’dha dzuhur sedikit terganggu dan waktu chek in kami pun menjadi semakin malam.

Perutku yang baru terisi nasi goreng enak seharga 5000 rupiah masih kerasa lapar. Begitu pun yang lain, tapi karena badan sudah lengket dan ingin segera beberes, kami segera ke business room Grand Sae.

Nyaman. Itu yang yang terasa pertama kali memasuki salah satu kamar di lantai 5 tersebut. Ada dua bed besar dengan dua meja mengapit pajangan yang di atasnya ada TV layar datar. Tak ada lemari penyimpanan baju, tapi ada semacam cantholan yang disekat kaca sebagai pengganti lemari. Di sana ada beberapa hanger.

Untuk harga berkisar 280.000, kamar ini termasuk murah. Sebelumnya kami pernah menginap di salah satu hotel di Semarang dan Yogyakarta dengan harga yang sama, kamarnya kecil. Hanya sayang, tak ada jendela yang bisa membebaskan pandangan ke arah Kota Solo. Meski pas keluar lorong kami bisa melihat pemandangan kota yang ternyata dekat dengan Stasiun Purwosari dan juga Aston Hotel.

Hari semakin malam, tapi perut semakin keroncongan. Karena tak berminat dengan menu hotel, maka kami pun memesan ayam goreng merk tertentu. Pukul 22.00 kami pun makan dengan suhu ruanganย cukup dingin sambil nonton discovery channel yang didubing, sehingga jadi aneh kedengarannya.

Kemudian kami tidur dengan nyenyak. Namun entah kenapa, AC terasa tak berfungsi padahal sudah di angka 16. Kami beriga kepanasan saat bangun jam tiga pagi.

Buat yang mau ke Solo, hotel ini cukup recommended. Mba resepsionisnya juga ramah. Kamar mandi enakeun dengan air panas dinginnya. Karena datang sudah malam dan harus pergi pagi, jadi kami tak sempat melihat-lihat hotel ini. Tapi sepanjang jalan ke kamar maupun ke restoran, pernak-pernaknya cukup bagus.

Jelang pukul 06.00

“Kirain Renol enggak akan tidur lagi.”
“Aku enggak tidur, kok.”

Renol pun beranjak untuk mengambil buku kemudian melanjutkan bacaannya.

Mari nge youtube lagunya Al..! Aku mengambil handphone dan segera menulis keyword “lagu baru Al.”

Mumpung ada wifi gratis.

Dan Lagu Galau itupun masih sesekali terdengar dan nampak dekat sekali di telinga kami hingga sarapan di restoran di Lantai 2 Grand Sae. Menunya cukup enak dan beragam. Ada nasi putih lengkap dengan cah pokcoy, semur ayam kentang, bihun goreng, ada juga bubur ayam, nasi goreng, salad, pun rerotian.

Ruang restoran cukup besar serta terang dengan kaca-kaca lebar di sekitarnya. Karena masih pagi, jadi kami bebas memilih tempat duduk, menunya pun masih lengkap.

Dua hari di Solo menyenangkan sekali. Dapet hotel murah, nemu nasgor 5000 enak, masakan serba 2000, buah naga sekilo 5000. Ayam penyet 11.000 enak banget pake dus pula.

“Geura pesen taksi!” Kata Ninu selesai makan.

“Halo, Pak ini taksi Mahkota? Kami mau pesen ke Grand Sae ya.. Iya kami ada di lobinya sekarang.”

Tak sampai lima menit, taksi yang dipesan pun datang. kami saling berpandangan dan segera menuju pintu lobi. Satu lagi yang ajaib di Solo, pesen taksi cepat sekali datangnya, dan tanpa diminta nomor telpon si pemesannya.

This slideshow requires JavaScript.

Grand Sae Hotelย 

Jl Sam Ratulangi No.18
Solo Central Java
Indonesia
Phone:
0271 734 545
Fax:
0271 734 455
Email:
info@grandsaehotel.com

 

 

 

Ps. Potonya dikit, enggak sempet moto pas masih rapi. jadi seadanya gini. plus males edit :))

 

2 thoughts on “Lagu Galau di Grand Sae Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s