Oki Setiana Dewi, “Sebaik-baik orang adalah yang belajar Al Quran.”

bismillah,

2 tahun yang lalu sempat wawancara Mba Oki yang lagi jadi pembicara di acara “Cantik Bersama Al Qur’an” di Darul Hajj DT. trus aku diselundupin gitu sama panitianya biar bisa wawancara Mba Oki untuk majalah😀.

puanjaang sik, tapi benerbener berkesan. kereen deh, si Mba-nya. hafalan serta targetan tilawah qur’an seharinya bikin takjub. cekidot.. ^^

 

oki setiana dewi

 

Bagaimana Mba Oki mengawali karir?

Segala sesuatu membutuhkan proses, mungkin karena dulu saya juga sempat ikut teater saat SMU, sehingga saya bisa main sinetron. Dan saya bisa seperti sekarang karena banyak hal yang sudah saya alami sebelum ini. Jika kita mau terus berusaha, fokus, dan tidak menyerah, maka Insya Allah kita akan sampai pada tahap yang diinginkan. Banyak orang yang ketika melakukan sesuatu berhenti di tengah jalan, sehingga tidak mencapai hasil yang diinginkan. Intinya fokus dan terus gali potensi. Semuanya harus di planning, karena hidup ini tidak bisa jika hanya mengalir seperti air, semua harus punya target. Bukankah gagal mempersiapkan berarti tengah mempersiapkan kegagalan? Sejak SD saya punya mimpi menjadi seorang penulis, dan saya terus belajar untuk itu, sehingga sekarang buku kedua sayapun akan segera terbit, Insya Allah. Sebelum seperti sekarang pun saya sudah berkali-kali ikut casting dan tidak langsung berhasil menjadi seorang pemain film dan sinetron.

Bagaimana cara Mba Oki agar dapat bertahan di dunia entertainment dengan segala ciri keislaman yang ada?

Caranya justru dengan tetap menunjukkan identitas kemuslimahan dan bangga dengan identitas Islam ini. Selain itu juga tetap selektif dalam menerima pekerjaan. Alhamdulillah, identitas ini bisa menjadi filter untuk saya, sehingga membuat mereka berfikir ketika akan memberikan pekerjaan kepada saya. Ketika ada yang bilang, “Oki itu artis ramadhan,” justru hal itu sebuah keuntungan tersendiri, karena saya jadi punya banyak waktu untuk mengerjakan hal lain yang saya sukai, menulis misalnya. Selain itu juga untuk menaikkan kualitas diri saya. Jadi tidak semua pekerjaan harus diambil. Kalau dalam Islam kan, Innaa shalaati wanusuki wa mahyaa yaa wamamaati lillahi rabbil’aalamiin. Jadi bagaimana kemudian kalimat itu bisa diaplikasikan dalam keseharian kita. Sampai sekarang saya berusaha untuk itu. Ketika akan melakukan sesuatu, saya membiasakan berhenti sejenak untuk bertanya, apakah yang saya lakukan sudah merupakan produk ibadah? Jadi kalalu main sinetron ternyata isi sinetronnya bukan merupakan produk ibadah untuk Allah, ya jangan.

Adakah cita-cita Mba Oki yang belum tercapai?

Sebaik-baik orang adalah orang yang belajar dan mengajarkan Al Quran. Saya sebenarnya sedang berusaha ke arah sana, belajar Al Quran. Tapi untuk yang lebih spesifiknya, saya suka pada anak-anak, tertarik dengan dunia pendidikan anak, dan kelak ingin membuat PAUD atau TK. Sekarangpun saya punya jadwal untuk mengajar TPA di sekitar kompleks rumah dan setiap akhir pekan, saya beserta beberapa kawan datang ke LP Wanita Tangerang untuk mengajarkan Al Quran kepada para Napi wanita di sana.

Menurut Mba Oki cantik itu apa?

Cantik secara apa dulu? Kalau cantik secara fisik maka cantik itu relatif, tetapi ketika dia memiliki kecantikan dari dalam, maka itulah sebenar-benar kecantikan, yaitu ketika dia mencintai Allah. Sebab ketika dia mencintai Allah, maka secara otomatis dia akan melakukan hal-hal yang membuatnya lebih dekat kepada Allah, melakukan apa yang diperintahkan dan menjauhi apa-apa yang dilarang Allah SWT. Dampak dari itu semua adalah adanya kecantikan yang terpancar dari dalam ke luar. Tapi Islam juga mengajarkan kita untuk bersikap seimbang, sehingga bukan berarti cantik luar itu tidak penting. karena tidak bisa dipungkiri bahwa pertama kali yang dilihat orang adalah penampilannya. Oleh karena itu berpakaian bersih dan rapi adalah keharusan, termasuk dalam berjilbab. Sebab untuk meneruskan suatu kebaikan tidak hanya perlu kata-kata, tapi yang paling efektif adalah dengan bahasa keteladanan, sehingga ketika orang melihat, mereka akan berkomentar, “pake jilbab itu cantik yah?” Ketika kemudian mereka mengikuti, itu adalah hal yang positif, jadi tidak bisa diabaikan.

Sekarang kan Mba Oki tinggal di Rumah Quran, apa sebenarnya yang memotivasi Mba Oki untuk menghafalkan Al Quran di tengah-tengah dunia keartisan Mba Oki?

Saat Allah mengijinkan saya datang ke Mesir tahun 2008, saya bertemu dengan anak-anak kecil di sana. Kemudian saya ditanya oleh mereka, kamu sudah hafal berapa juz Al Quran? Saat itu nggak bisa jawab, karena saya malu. Juz 30 saja belum hafal saat itu. dan mereka mengaku hafal 8 sampai 9 juz. Dan ketika saya berkesempatan umrah, saya juga menemukan banyak kumpulan anak belasan tahun yang sedang menghafal Al Quran yang bahkan saya tidak bisa mengenali itu surat dan ayat berapa. Melihat itu, saya merasa lalai sekali, saya merasa tertampar. Setelah peristiwa itu saya membuat planning, saya ingin menjadi penghafal quran dan saya bertekad untuk bergabung dengan komunitas penghafal quran, sehingga beberapa bulan lalu saya memutuskan harus memaksakan diri untuk tinggal bersama para penghafal quran di suatu rumah quran. Saya merasa lemah dan malas sekali menghafal, jadi ketika saya sedang merasa malas, saya bisa merasa semangat kembali saat melihat mereka menghafal.  

Bagaimana rasanya menjadi icon muslimah di Indonesia? Beratkah menjadi panutan bagi muslimah Indonesia?

Satu sisi, ketika saat saya melihat di internet orang-orang memuji saya begitu rupa, sedangkan dalam Islam pujian itu layaknya kita sedang menebas leher kita sendiri, itu membuat saya beristighfar berkali-kali. Saya tidak layak dipuji seperti itu, saya hanya seorang manusia, dan segala puja puji hanya milik Allah. Namun di sisi yang lain, hal tersebut menjadi motivasi sendiri buat saya, bahwa mudah-mudahan saya bisa lebih baik dari sangkaan itu. Saya tahu saya belum sebaik itu. Tapi orang-orang mengatakan dan memuji hal-hal yang baik dan saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya harus lebih baik lagi setiap harinya.

Apa harapan atau mimpi Mba Oki untuk muslimah Indonesia?

Indonesia adalah negeri muslim, tapi saya lihat interaksi kita dengan Al Quran masih kurang dibanding dengan negara-negara Islam lain yang pernah saya kunjungi. Jadi saya punya mimpi untuk muslimah Indonesia agar menjadi muslimah yang akrab dengan Al Quran, Selan itu juga harus cerdas, berakhlak baik, akademik bagus, mempunyai pemahaman agama yang baik serta inspiratif, yaitu yang bisa menjadi contoh untuk yang lainnya. Seorang muslimah juga harus sadar bahwa mereka adalah calon ibu, artinya mereka memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkannya sejak dini, karena ibu merupakan madrasah pertama untuk anak-anaknya. Ibu yang baik menghasilkan anak-anak yang baik, keluarga yang baik, masyarakat yang baik, sehingga negarapun akan baik. Karena itu, sebagai muslimah kita tidak boleh berhenti belajar.  

Oiya, Mba Oki itu kakaknya Shindy Kurnia putri, bintang iklan ini :D  

bandung, 28/3

21 thoughts on “Oki Setiana Dewi, “Sebaik-baik orang adalah yang belajar Al Quran.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s