13 Surat dari Dr Mohamed Beltaji pada Asma, putrinya..

 

asma

 

Tuesday, 20 August 2013 16:34

Asma (17) putri kesayangan Mohamed Beltaji, salah satu pemimpin terpilih demokratif Mesir. Dia ditembak militer Mesir dan meninggal.Berikut terjemahan surat aslinya:

Putriku tercinta dan guru yang mulia Asma al-Beltaji; Aku tidak akan ucapkan selamat berpisah padamu; Aku ucapkan, kita akan bertemu lagi (Insya Allah).

Engkau hidup dengan kepala tegak melawan tirani dan rantai besi. Engkau mencintai kebebasan. Engkau hidup sebagai pencari pandangan baru untuk membangun bangsa ini hingga kembali ke tempatnya semula di peradaban.

Engkau tidak pernah larut dengan hal yang menjadi kesenangan anak seusiamu. Walaupun ilmu tradisional (fiqh, syariah dll:pent) tidak menjadi kesenanganmu, engkau selalu rangking satu di kelasmu.

Tak cukup aku menikmati kebersamaan denganmu, apalagi dengan waktu yang demikian pendek. Terakhir kita duduk berdampingan di Rabaa, engkau berujar, “walaupun engkau bersama kami, engkau selalu sibuk.” Aku balas ujaranmu, “Sepertinya hidup kita yang sekrang tak cukup waktu untuk bersama, aku berdoa semoga kita bisa bersama nanti di surga.”

Dua malam sebelum engkau terbunuh, aku melihatmu dalam mimpi mengenakan gaun pengantin putih dan begitu cantik. Saat engkau berbaring di sebelahku, aku bertanya padamu, “Apakah ini malam pernikahanmu?” Engkau jawab, “Siang, bukan malam.”

Saat mrereka kabarkan kematianmu Rabu siang itu, aku sadar makna kalimatmu dan aku tahu Allah menerimamu sebagai syahadah. Engkau menguatkanku akan jalan ini. Kita di jalan yang benar. Musuh kita salah..

Perih rasanya tidak bisa bersamamu terakhir kali dan menatapmu; mengecup keningmu; memimpin sholat jenasahmu. Demi Allah, Anakku tersayang, aku tidak takut dengan hidupku ataupun penjara yang kejam itu, tapi aku ingin melanjutkan pesan yang karena itu engkau mengorbankan jiwamu; menyelesaikan revolusi, menang dan mencapai tujuannya..

Jiwamu terbang dengan kepala tegak, menentang tiran. Peluru pengkhianat itu menembus dadamu. Jiwa yang suci dan kukuh. Aku yakin engkau jujur pada Allah dan Allah memilihmu di antara kita dan memberkahimu dengan syahadah..

Terakhir, Putriku terkasih dan guru mulia:
Takkan aku katakan selamat berpisah, tapi selamat berjalan. Kita akan bertemu lagi dengan Rasulullah SAW tercinta dan para shahabat di surga. Di sana, keinginan kita bersama yang tercinta akan terkabulkan. Insya Allah.

Allahumma Amitna ala syahadati fi sabiilik, ya Allah matikan kami sebagai syahid pada jalan-Mu

**sumber dan video kematiannya dari sini, terjemahan dari sini

soeta 550, 21/8/13

6 thoughts on “13 Surat dari Dr Mohamed Beltaji pada Asma, putrinya..

  1. Sungguh surat yang indah.
    Semoga mereka, Dr Mohamed Beltaji dan Asma, serta kita semua yang menegakkan kalimah Allah bisa bertemu dan bertemu dengan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wassalam serta para sahabat beliau di Jannah. Insya Allah. aamiin.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s