yang tersisa di bulan Juli 1

seringkali deret-deret huruf itu hanya ada di otak. bergumul ia di sana. hingga terasa sesak dibuatnya. mungkin terlalu banyak se-pa-si hingga menyebabkan ruang kosong–ruang tunggu, menuju– atau juga titik dan koma yang takmungkin terbaca. takbisa, tentu saja. kecuali kalau digunakan sebagai penanda, kode, atau apalah itu yang tak kutahu.

lalu bagaimana membuatnya terurai, membait kata. berbaris dalam kalimat-kalimat indah. terbaca. termengerti. olehku, dan mungkin juga olehmu. olehNya? aaah, dia bahkan yang paling mengerti lintasan hatipun. saat belum terkata, terbait dalam lembar kertas putih. Ia paling mengerti.

itu saja.

Soeta, 550
25/7/12

**nunggu majalah selesai di edit di 17.36

6 thoughts on “yang tersisa di bulan Juli 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s