semestinya cinta



cinta mestinya bagai sepasang sayap,

membawa kita terbang tinggi

cinta mestinya bagai udara yang
membuat kita selalu memiliki harapan

tapi cinta juga mestinya bagai lukisan
yang tak kunjung selesai, dengan begitu
kita tak pernah meninggalkannya

(Sakinah Bersamamu, Asma Nadia)


RumahLentera, 10.25

**gambar dari sini

26 thoughts on “semestinya cinta

  1. titintitan said: tapi cinta juga mestinya bagai lukisanyang tak kunjung selesai, dengan begitukita tak pernah meninggalkannya

    jadi, sayap yang patah, hampa udara, dan lukisan yang sudah selesai sempurna adalah cinta yang tak semestinya … he he he …

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s