percakapan kecil (4)

menatap langit malam.

gelap.awan gelisah.

cahaya bintang berpindah.

di matamu.

:d

begitu pula di sini.

malam resah sebab angkasa berkesah

tentang bintang yang kehilangan kerlipnya

namun tak jua ia lihat berpendar di selaksa bumi.

#opomenehiki :d

: rindu

apa kau suka rasa rindu?

aku tidak.

sebab ia menyiksa.

tapi segigih apa aku berusaha membunuhnya,

sepongah itu juga ia menampakkan seringainya.

di depan mata.

tapi aku suka rindu justru karna ia menyiksa

lalu bersama waktu aku akan mencari obatnya

agar Ia melihat betapa gigihnya aku berusaha.

mungkin rindu ini tak pada tempatNya

sehingga tak nampak aroma bunga merahjambu

yang terhidu diantaranya.

-penghujung juni-

hei, pagi merahjambu!

hari ini aku kangen kamu.





26 thoughts on “percakapan kecil (4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s