terlalu

kau baik. terlalu baik, katanya. kalaulah kecantikan di ukur dengan sabar. maka kau pasti akan sangat cantik karenanya.
bukankah ‘terlalu’ itu justru tak manjadi baik?

*sebuah prolog
kebumen, 00.35

5 thoughts on “terlalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s