# sepi

x : teh..
y : yaa..
x : teteh lamaaa
y : gak tahu ada sms, baru boboin si dede yg rewel bener ;d.
kenapakah?
x : sepi
y : lah? gda kerjaan po, ko sepi?
x : ada. hatiku yg sepi.
y : memiliki kehilangan?
x : mungkin.
#sepi
a : seeepi. ga di jalan, ga di rumah. ga dikosan.
b : berarti jiwamu yang sepi.
a :😦
a : jadi inget kata seseorang saat “akhirnya” memutuskan menikah.
“sepi, Teh.” katanya. dan sekarang ternyata aku harus mengiyakannya.
b : hmm…
#sepi
c : ada yang lagi menggua tuh.
d : oyah? kenapa die?
c : tw tuh, marah kayanya. tapi ga tw knapa.
scara fb-nya juga di kunci dari kemaren.
d : ahahah.. pantes tadi ku sms gak ngebales.
c : lagi pengen sendiri kali, meski dia bilang dia yang lagi gak dewasa.
tiga perpektif sepi yang berbeda. tapi tiga2nya blm nikah loh! so? ;d adakah nikah itu solusi menghilangkan sepi? hmm… eheheh
17.47 di Kebumen

18 thoughts on “# sepi

  1. penasulung said: aku sering merasa sepi, bahkan dalam keramaian😦 *klo melon akutnya keluar hehe

    khendra: hehe.. dialog bneran ini mah :dnengmahia: kayanya gitu ko, meski tin jg blm :pmb yuli: alhamd baik, dsini hujan niy mb..🙂

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s