untuk kekasih SUNYI*

dalam diam..
tak selalu sunyi yang menyertai,
tak selalu tak berarti,
tak selalu mati.
diam memberikan ruang,
bagi selain tubuh untuk “bicara?
lebih terdengar daripada biasanya,
lebih hidup,
lebih bermakna.
diam mengasah indra,
untuk semakin peka,
pada tempat kita ada.
pada angin dengan keikhlasan geraknya
pada matahari dengan hamasah sinarnya
pada bulan dengan jiddiyahnya dalam gelap
pada jangkrik yang tak pernah lelah
mengumandangkan zikir dan tasbihnya
pada laba-laba dengan ketinggian tawakalnya
ternyata diam
adalah sebuah peluang
untuk berkaca kepada cermin kehidupan.
***
-dari buku yang kemarin kau bilang ingin dibaca-
“dari d’Ajeng, syukron pisan de… suka suka suka ^_^

9 thoughts on “untuk kekasih SUNYI*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s