menyusur Lalu

hingga lalupun bertanya kepadaku,
tentangmu dan tentang kenang yang masih menggenang
tentang luka dan tawa sepanjang perjalanan
:masihkah kau ingat?
hingga lalupun lekat menatap
pada mata yang mulai mengerjap
pada langkah jauh yang ingin mendekat
:akankah senyum ramahmu hinggap?



8 thoughts on “menyusur Lalu

  1. firdausza said: Nice euy.

    tataplah hari ini dengan penuh senyuman..πŸ™‚-ibarat mengendarai mobil, adakalanya kita melihat kebelakang dengan kaca spion, tapi harus tetap fokus melihat ke depan, atau kita akan menabrak/tertabrak-begitupun dengan diri kita, boleh menatap masa lau ke belakang, tapi jangan lupa dengan apa yang ada di depan kita..karena jika kita terlalu mengingat masa lalu, bs jadi kita tak akan pernah mendapat masa depan kita yang lebih baik,, cukup di kenang.. dan jadikan inspirasi dalam menatap hari2 kita di depan dengan sebuah senyuman..πŸ™‚

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s