lelahkah kau?

dan apabila suara langit itu telah diperdengarkan,
maka siapa yang bisa menahan
meski menunggu, amat membosankan

akankah harap menjadi renta?
jangan, Ta..!
Ia akan datang dengan sgala rahmat yang menyelamatkan

sabar adalah secawan air yang segar dinikmati saat berbuka,
sabar adalah kerjap mata anak
menunggu sang ayah pulang membawa mainan,
sabar adalah perayaan ketika mahasiswa memakai toga
yeeaahh.. meski benangnya masih akan senantiasa
terkait untuk memintal selanjutnya sabar

lelahkah, Ta?
katakan ia, sebab kau manusia.
tapi bukankah Ia janjikan surga?
tapi bukankah kau akan jauh lebih cantik dari bidadari dengan sabar dan shalatmu, dengan sedekah dan puasamu?

maka masihkah kau lelah, Ta?
menanti janji Allah yang pasti,
tersenyum menyambutnya
sebagai seseorang yang diutus Tuhan untukmu ?
seseorang yang menganggapmu sebenar bidadari?
hmm…

*bila didunia ia tiada, smoga disurga ia telah menunggu

Jadikan cintaku padaMu Ya Allah
berhenti dititik ketaatan
meloncati rasa suka dan tak suka

karena aku tahu,
mentaatiMu adalah hal yang tak kusukai
adlah kepayahan, perjuangan dan gelimang pahala
karena seringkali ketidaksukaanku,
hanyalah bagian dari ketidaktahuanku
(JCPP_294)

*maidany, menunggu disayup rindu

**sekejap terinspirasi dari kata *ngrengek ke Allah sajaπŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s